Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
Ekobis: Selama Ramadan, Blibli Catat Pertumbuhan Positif - Wednesday, 12 May 2021 11:51
Entertainment: Film Tarian Lengger Maut Tayang Serentak di Bioskop 13 Mei... - Wednesday, 12 May 2021 11:49
nusantara: Ustd Tengku Zulkanain Meninggal Dunia Diduga Karena Covid-19 - Tuesday, 11 May 2021 00:01
Metro: 100 Jurnalis Mendapatkan Paket Sembako Dari YPJI - Monday, 10 May 2021 23:57
Entertainment: ASIA 87 BAND Rilis Single “Lebaran yang Berbeda” - Monday, 10 May 2021 23:13
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Entertainment

Film Tarian Lengger Maut Tayang Serentak di Bioskop 13 Mei 2021

Jakarta.Harianasional.com-Rumah produksi Visinema Pictures dan Aenigma Picture untuk pertama kalinya berkolaborasi dalam pembuatan film berjudul Tarian Lengger Maut. Film Tarian Lengger Maut ini akan mulai tayang pada 13 Mei 2021 nanti, atau bertepatan dengan momen Hari Raya Idul Fitri 2021.

Selain menjadi tontonan yang akan mengisi waktu libur Lebaran, melalui film yang disutradarai oleh Yongki Ongestu ini, penonton juga akan dikenalkan kepada budaya tarian lengger, sebuah tarian tradisional asal Banyumas. Sesuai dengan misi pembuatan film ini.

“Visi atau tujuan awalnya ingin memperkenalkan budaya. Dan selama ini stigma tarian lengger kan banyak yang negatif, kita mau coba angkat dari perspektif yang berbeda. Kita coba kemas bagaimana supaya anak muda akhirnya pengin nonton dan juga kita ingin mengangkat budaya lewat cara berkolaborasi dengan anak-anak kreatif dan seniman lokal,” kata sutradara Yongki Ongestu.

Senada dengan sang sutradara, Aryanna Yuris, sebagai produser Aegnigma Pictures pun mengatakan bahwa film ini benar-benar bercita rasa lokal. Karena bukan sekedar mengangkat budayanya ke dalam film, tapi melibatkan langsung para senimannya.

“Kita juga langsung melibatkan seniman lokal, karena kita percaya untuk memberi direct impact bukan cuma dengan menceritakan tentang mereka, tapi juga memperlihatkan bagaimana mereka bisa hidup dari skill dan profesi mereka,” ungkap Aryanna Yuris.

Keinginan untuk mengenalkan budaya lewat film ini pun berjodoh dengan kesempatan yang datang dari pihak bioskop, di mana film ini berkesempatan tayang di momen libur Lebaran 2021. Karena itu pihak Visinema Pictures dan Aenigma berharap film ini bisa menjadi pilihan bagi penonton yang mulai kembali ke bioskop.

“Awalnya kita merasa, bagaimana ya dengan situasi seperti ini kita bawa ke bioskop, tapi akhirnya dapat kesempatan untuk bisa rilis ini di Lebaran, so why not? Let’s try,” ungkap Angga Dwimas Sasongko, selaku produser Visinema Pictures.

Film Tarian Lengger Maut sendiri adalah sebuah film bergenre thriller yang berkisah tentang seorang dokter pendatang bernama Jati, diperankan oleh Refal Hady yang jatuh cinta pada penari lengger bernama Sukma yang diperankan oleh Della Dartyan.

Siapa sangka rasa jatuh cinta itu membuat jantung dr. Jati berdetak lebih kencang dan detak tersebut justru mengganggunya. Detak jantung di film ini ternyata memiliki kisah yang tersembunyi, termasuk berkaitan dengan masa lalu dr. Jati dan berkaitan dengan kondisi desa yang tiba-tiba kehilangan warganya.

 

ASIA 87 BAND Rilis Single “Lebaran yang Berbeda”

Jakarta.Harianasional.com-Menyambut Idul Fitri 1442 H, ASIA 87 Band merilis lagu berjudul “Lebaran yang Berbeda”, pada Jumat, 7 Mei 2021. Lagu ini merupakan single ketiga dari upcoming album mereka yang dijadwalkan rilis pertengahan tahun ini.

Diperkuat oleh Tanti (vokal), Rini (vokal), Boy (vokal), Arie (vokal), Ivan (gitar/ backing vokal), Stanley (drum), Mirza (keyboard), Budi (keyboard), dan Qwill (bass), ASIA 87 Band mengajak kita untuk menyambut dan merayakan Lebaran tahun ini dengan tetap ceria dan berpengharapan penuh, lewat lagu ini.

Pandemi Covid-19, yang belum juga berakhir, memang masih memberi batasan gerak bagi seluruh masyarakat Indonesia dan juga dunia untuk bisa beraktivitas dengan leluasa, termasuk dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri. Namun, hal ini jangan menjadi hambatan bagi seluruh umat muslim untuk merayakan kemenangan.

“Mungkin masih ada sebentuk harap dan damba yang belum dapat tersampaikan, tapi jangan sampai mengurangi cerianya silaturahmi di antara kita,” ujar Tanti.

“Meski mungkin belum bisa bertatap langsung, namun silaturahmi dengan memanfaatkan teknologi masih bisa kita lakukan,” tambah Rini.

Mengenai aransemen musik, ASIA 87 Band membawa nuansa pop Indonesia ’80-an yang laid back dengan sisipan suara saxophone yang melodius di lagu ini. Dalam proses rekamannya, ASIA 87 Band dibantu oleh salah seorang pemain saxophone kebanggaan Indonesia, Nicky Manuputty.

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Nicky. Dia memberikan sentuhan nada-nada sangat indah di lagu ini,” ungkap Mirza.

Penasaran dengan lagunya? Silakan nikmati “Lebaran yang Berbeda” yang sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital, dan video musiknya dapat ditonton di Youtube MWRecords.

 
 

Film Horor Kuyang The Movie Akan Tayang 20 Mei 2021 di Bioskop

Jakarta.Harianasional.com-Dalam waktu dekat ini, akan ada film horor yang berjudul KUYANG THE MOVIE yang akan tayang di bioskop di tanah air. Penonton pasti sudah lama tidak menyaksikan film horor/drama yang menegangkan. Film horor nasional sendiri mempunyai daya tarik yang luar biasa dan banyak dinantikan oleh penonton film nasional di Indonesia

Para penggemar film horor pasti tidak akan ingin melewatkan film yang satu ini berjudul "Kuyang The Movie". Film yang diproduksi oleh kolaborasi 786 production dan Max Anderson ini akan tayang serentak di bioskop pada bulan Mei

Kuyang adalah arwah perempuan nokturnal berupa kepala manusia dengan isi tubuh menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang mencari darah bayi atau darah perempuan yang telah melahirkan. Makhluk ini dikenal masyarakat di Kalimantan dengan nama Kuyang

Film ini dibintangi oleh artis kelahiran Kalimantan yakni Zora Vidyanata dan juga Anne J Cotto. Artis nasional lainnya Arie Dwi Andika, dll juga ikut meramaikan film tersebut

Bukan hanya mengandalkan horor dan jump scare, Kuyang The Movie juga mendalami cerita dan drama antara kedua pasangan Arie dan Zora yang baru saja pindah ke pedalaman Kalimantan, untuk memulai kehidupan baru, namun berakir fatal ketika mereka dihantui oleh makhluk Kuyang

Ketika syuting, banyak tantangan yang kami alami mulai dari cuaca yang kurang mendukung sampai gangguan lainnya ucap Arie. Zora pun yang berperan sebagai Reni mengatakan ketika syuting, ada satu hari yang dimana ia tidak bisa bangun dari tempat tidurnya untuk beberapa saat seolah sedang mengalami rep rep-an dan melihat penampakan juga

Bagi penikmat film, terutama bergenre horor, jangan sampai melewatkan film ini langsung di bioskop yang mana nuansa nya akan sangat mencekam mulai tayang tanggal 20 Mei 2021

 
 

Film You and I Meraih Penghargaan di CPH:DOX Copenhagen International Documentary Festival

Jakarta.Harianasional.com-Film ‘You and I’ bersaing di ajang Next:Wave Award, salah satu kategori di CPH:DOX yang mempunyai fokus untuk memutar karya perdana dari berbagai pembuat film di seluruh dunia. Film ini bersaing dengan 12 film lain dari berbagai negara seperti Venezuela, Serbia, Prancis, Denmark, Belanda, Iran hingga Inggris. Film ‘You and I’ meraih penghargaan di ajang Copenhagen International Documentary Festival atau biasa dikenal CPH:DOX, dalam kategori Next:Wave Award.

CPH:DOX adalah festival film dokumenter internasional yang didirikan pada 2003 dan diadakan tahunan di Kopenhagen, Denmark. CPH:DOX sejak itu tumbuh menjadi salah satu festival film dokumenter terbesar di Eropa. Penghargaan yang diumumkan pada (1/4) lalu di Denmark, menambah rekor kemenangan You and I di ajang nasional maupun Internasional. Film yang sudah bisa ditonton di aplikasi Bioskop Online sejak tanggal 9 April ini, menjadi satu – satunya film dari Asia Tenggara yang lolos dan berhasil menjadi pemenang.

Film ini merupakan debut Fanny Chotimah sebagai sutradara. Fanny merasa bersyukur dan berpendapat bahwa kemenangannya ini adalah hadiah kerja keras bersama dengan tim yang memproduksi filmnya dengan sepenuh hati.

“CPH:DOX merupakan festival film dokumenter internasional yang cukup prestisius di Denmark dan Eropa. Film You and I berkompetisi di Next:Wave Award bersama 12 nominasi film dokumenter lainnya dari seluruh dunia. Tentunya merupakan sebuah kehormatan untuk terpilih sekaligus memenangkan penghargaan ini. Karenanya film ini penting untuk juga bisa diapresiasi di dalam negeri”, ungkap Fanny.

Para juri menilai bahwa Fanny sebagai sutradara berhasil menjahit cerita dengan sangat baik dan mempunyai daya tarik bagi kedua protagonis dalam film, Kaminah dan Kusdalini, dengan menelusuri detail kehidupan sehari-hari sambil merefleksikan tahun-tahun yang mereka habiskan di penjara, karena keterlibatan mereka dalam paduan suara pemuda. Memadukan catatan sejarah dan pengamatan, Fanny membawa penonton ke momen katarsis yang kuat. Kusdalini meninggal, Kaminah mulai menangis, dan sebagai penonton juri merasakan beban tragedi di balik air matanya. Dia berduka atas kematian pasangan hidupnya, rekan-rekannya yang di penjara, dan impian emansipatoris sebuah generasi.

‘You and I’ bercerita tentang Kaminah dan Kusdalini, dua sahabat yang dipertemukan di penjara. Kisah film ini akan menunjukkan bagaimana Kaminah dan Kusdalini mengenang kehidupan pahit mereka sebagai mantan tahanan politik pada 1965 lalu dan berusaha tak melupakan sejarah kelam yang pernah mereka lewati.

Sebelumnya film dokumenter You and I arahan sutradara Fanny Chotimah ini telah berhasil menyabet berbagai penghargaan dari luar dan dalam negeri. Film yang menyorot persahabatan antara Kaminah dan Kusdalini itu berhasil menjadi film dokumenter panjang terbaik Festival Film Indonesia 2020. Film ini juga me memenangkan penghargaan internasional di Asian Perspective Award dari 12th DMZ International Documentary Film Festival dan terpilih mendjadi Official Selection di Asian Vision dari Singapore International Film Festival 2020.

“Melalui film ini, kami berupaya mencatat memori-memori para penyintas, serta bertujuan meningkatan kepedulian untuk para Simbah penyintas ‘65. Kami mengajak anak muda Indonesia menonton dan mendiskusikan film You and I sebagai salah satu usaha dialog antar generasi tentang sejarah kelam bangsa yang terlupakan.”, terang Tazia Teresa D. selaku produser dari You and I dari KawanKawan Media.

Film You and I dapat diakses melalui aplikasi Bioskop Online, yang dapat diunduh melalui Google Play Store ataupun App Store, dengan harga yang sangat terjangkau sebesar Rp10.000,-.

Daftar Film di Kategori Next:Wave Award di CPH:DOX 2021

1. A story of One's own - Prancis

2. All in - Belgia, Belanda, Prancis

3. Cannon Arm and The Arcade Quest - Denmark

4. Captains of Zaatari - Mesir

5. Dark Blossom - Denmark

6. Eastwood - Iran

7. Fiasco - Lebanon, Belanda

8. Holgut - Belgia

9. Reconciliation - Slovenia, Serbia, Montenegro, Kosovo

10. So Foul A Sky - Kolombia, Spanyol, UK, Venezuela

11. The Soldier - Denmark

12. You and I - Indonesia

 
 

Film Pulau Plastik Gugah Masyarakat Peduli Lingkungan

 

Jakarta.Harianasional.com-Rumah produksi Visinema tengah memberikan gebrakan lewat salah satu film terbarunya, ‘Pulau Plastik’. Film dokumenter ini sukses memberikan sentilan pada masyarakat terkait limbah plastik yang sudah mengotori bumi.

Angga Dwimas Sasongko selaku Pendiri Visinema, menyampaikan antusiasnya untuk film dokumenter ini. Ia berharap masyarakat bisa mengambil pesan mengenai daruratnya bumi ini menangani sampah plastik,” kata Angga saat acara Screening Pulau Plastik Kamis (29/04/21) di Jakarta.

Lebuh lanjut Angga menyampaikan kegembiraannya bisa kembali ke bioskop di masa pandemi Covid-19. Ia berharap masyarakat bisa menyaksikan film ini di bioskop agar pesan yang disampaikan bisa tersalur dengan baik. “Semoga bisa nonton ini di layar lebar, karena buat saya efek dari menonton film dengan visual di layar lebar berbeda daripada nonton di layar yang lebih kecil,” kata Angga.

Film ‘Pulau Plastik’ mulanya merupakan project series dari Gede Robi dan Tiza Mafira yang memperlihat perjalanan mereka mengeksplor sampah plastik yang mengotor laut Indonesia. Kemudian, Visinema diajak bergabung untuk mengangkatnya menjadi sebuah film.

“Ini bukan inisiatifnya Angga, jadi awalnya emang mereka (Tiza dan Robi) udah buat gerakannya dulu, terus kita diajak gabung, jadi ini bentuk kolaborasi sih,” ucap Angga.

‘Pulau Plastik’ merupakan sebuah film dokumenter oleh Visinema Pictures, Kopernik, Akarumput, dan Watchdoc yang menceritakan tentang tiga individu dan perjuangan mereka melawan polusi plastik sekali pakai.

Gede Robi, vokalis band Navicula asal Bali; Tiza Mafira, pengacara muda dari Jakarta; dan Prigi Arisandi, ahli biologi dan penjaga sungai dari Jawa Timur.

Ketiga tokoh ini menelusuri sejauh mana jejak sampah plastik menyusup ke rantai makanan kita, dampaknya terhadap kesehatan manusia, dan apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi krisis polusi plastik.

 

 
 

Page 1 of 28

Donasi untuk PALESTINA

 

 

Kesehatan

Jadilah Pemenang Melawan Pandemi

Jadilah Pemenang Melawan Pandemi

Jakarta. Harianasipnal.com-Tahukah Anda mengapa Liberte, Egalitie, Fraternite menjadi The National Motto...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

ECOVACS ROBOTICS Memperkenalkan DEEBOT T9 9-dalam-1 di Indonesia

Jakarta. Harianasional.com-ECOVACS ROBOTICS, pembuat robot layanan rumah terkemuka di dunia, meluncurkan...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Manajemen Waktu Belajar Daring di Masa Pandemi

Manajemen Waktu Belajar Daring di Masa Pandemi

Jakarta.Harianasional.com-Pertengahan Maret 2020, dunia pendidikan mengalami perubahan secara drastis....

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Menuju Dua Tahun Dalam Pandemi, UD Trucks Mengukuhkan ‘Ultimate Dependability’ seiring dengan upaya ‘Go Green’ untuk Indonesia

Menuju Dua Tahun Dalam Pandemi, UD Trucks Mengukuhkan ‘Ultimate Dependability’ seiring dengan upaya ‘Go Green’ untuk Indonesia

Jakarta.Harianasional.com-Di masa pandemi COVID-19 yang telah berlangsung selama 2 tahun ini, tantangan...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com