Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
nusantara: Farewell Pass Akhiri Multilateral Naval Exercise ARNEX 2021 - Saturday, 04 December 2021 10:10
Metro: Wakil Walikota dan Ketua PMI Tinjau Donor Darah Sehaty Jakarta... - Saturday, 04 December 2021 04:14
Kesehatan: Sehaty Jakarta Pusat Gandeng Ayam Brand dan Kalbe Bikin Acara... - Saturday, 04 December 2021 04:09
nusantara: TNI AL Dan RUSSIAN NAVY Latihan Bersama Angkatan Laut Negara-Negara... - Saturday, 04 December 2021 02:28
nusantara: Pangkoarmada l Pimpin Upacara Tabur Bunga Peringati Hari Armada di... - Saturday, 04 December 2021 02:03
nusantara: Sambut Hari Armada RI Tahun 2021, Koarmada I Gelar Serbuan... - Friday, 03 December 2021 23:31
Sports: Melangkah Lebih Cepat dan Lebih Jauh Dengan Under Armour Hovr... - Friday, 03 December 2021 03:25
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Hati-Hati Sunat Laser Bisa Anunya Putus

4Jakarta.Harianasional.com-Sunat merupakan tradisi turun temurun masih dilakukan hingga kini. Selain karena keyakinan agama, sunat dilakukan untuk kebersihan dan kesehatan.

Kata sunat atau sirkumsisi diambil dari bahasa latin, circum (berarti memutar) dan caedere (berarti memotong).

Sunat itu sendiri adalah prosedur pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat atau memotong preputium (bagian kulit penis yang menutupi glans atau kepala penis).

Mengutip jurnal yang dipublikasikan oleh Saudi Urological Association, sekitar 30% laki-laki di dunia dan 35% laki-laki di negara berkembang telah disunat. Beragam metode sunat yang digunakan yaitu mulai dari metode konvensional, laser, stapler dan klem.

Belakangan, beberapa tempat sunat marak menggunakan metode laser untuk tindakan sunat. Padahal, banyak orang tidak mengetahui bahaya dan risiko dari sunat laser.

Sunat laser sebenarnya menggunakan energi panas pada alat elektrokauter, yaitu alat yang menyerupai solder. Pada ujung kauter terdapat besi yang dipanaskan dengan tenaga listrik.

Besi inilah yang kemudian digunakan untuk memotong preputium (kulup penis), jadi anggapan bahwa sunat dengan metode ini menggunakan energi cahaya (laser) tidaklah tepat.

Menurut Prof. Andi Asadul Islam, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia menegaskan bahwa “Belum ada penelitian secara khusus menjelaskan tentang indikasi untuk sunat laser selain itu juga memiliki risiko kepala penis terpotong lebih tinggi, cedera pada kelenjar penis/uretra dan luka bakar,” dalam keterangannya, Selasa (16/11/21).

Pada tahun 1976, Journal of Pediatric Surgery mengungkapkan tentang seorang anak berusia 3 tahun yang melakukan rekonstruksi penis karena luka bakar akibat tindakan sunat dengan menggunakan elektrokauter.

New York Times tahun 1985 juga pernah memuat berita tentang kasus tragedi dua bayi laki-laki yang mengalami luka bakar saat menjalani sunat di sebuah rumah sakit di Atlanta, Amerika Serikat. Bahkan salah satu dari bayi tersebut harus menjalani operasi kelamin.

Sementara itu, dr. Arry Rodjani, Sp.U.(K), Dokter Spesialis Urologi, juga mengungkapkan bahwa “WHO merekomendasikan sunat harus dilakukan oleh tenaga terlatih dan kompeten untuk mencegah cedera akibat teknik sunat yang salah, beberapa studi sudah tidak menganjurkan sunat laser untuk dilakukan.” jelasnya

Melansir dari beberapa portal media online, pada tahun 2008 lalu ada seorang anak di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah yang kepala kelaminnya ikut terpotong setelah sunat dengan metode elektrokauter atau lebih dikenal dengan sunat laser.

Kendati demikian, informasi tersebut masih belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Adanya kelalaian pada saat tindakan sunat menyebabkan ikut terpotongnya kepala penis. Harapan keluarga agar dokter bisa menyambung kembali kepala penis korban tidak berjalan dengan baik, sehingga hanya dilakukan perawatan medis untuk menyembuhkan luka tersebut.

Sudah sepatutnya kasus seperti ini membuka mata dan kesadaran kita akan bahaya sunat dengan menggunakan teknik laser. Sebab, pada penggunaan kauter yang telah dipanaskan, arus listrik langsung menuju ke jaringan penis. Dan apabila preputium dipotong dengan kauter hal ini juga dapat menyebabkan total phallic loss atau gangguan saraf yang parah karena adanya kontak antara cauter dan clamp. (*)

Donasi untuk PALESTINA

 

Kesehatan

Sehaty Jakarta Pusat Gandeng Ayam Brand dan Kalbe Bikin Acara Papsmear dan Donor Darah

Sehaty Jakarta Pusat Gandeng Ayam Brand dan Kalbe Bikin Acara Papsmear dan Donor Darah

Jakarta, Harianasional.com-Sehaty Jakarta Pusat bekerjsama dengan Yayasan Kanker Indonesia mengandeng...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

Dukung Acara Komunitas, Pinhome Kolaborasi dengan 8 Social Run

Dukung Acara Komunitas, Pinhome Kolaborasi dengan 8 Social Run

Jakarta. Harianasional.com=Dalam rangka mendukung kegiatan komunitas masyarakat di DKI Jakarta, Pinhome...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Astra UD Trucks Memperluas Jaringan Digital dan Non Digital

Astra UD Trucks Memperluas Jaringan Digital dan Non Digital

Jakarta. Harianasional.com-Astra UD Trucks, salah satu distributor truk terbesar di Indonesia kembali...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com