Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
nusantara: Panglima TNI Bertekad Bangun Prajurit TNI Profesional dan Rendah Hati - Saturday, 09 December 2017 14:16
nusantara: Telkomsel Resmikan LOOP Arena Fasilitas Hobi Anak Muda Kreatif di... - Saturday, 09 December 2017 13:53
nusantara: Lazada Hadirkan Acara Hiburan Bertabur Bintang di Pesta Menuju 12.12 - Friday, 08 December 2017 13:10
otomotif: Penawaran Akhir Tahun menjadi Highlight POMA 2017 - Friday, 08 December 2017 12:43
Sports: Forum Wartawan SME Adakan Run 5K Untuk Wartawan dan Umum - Friday, 08 December 2017 12:21
otomotif: Tercatat 6.513 Pengunjung Pada Hari Pembukaan POMA 2017 - Friday, 08 December 2017 12:15
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LGN Minta Pemerintah Tinjau Kebijakan Narkotika Atas Kasus Fidelis

Jakarta.Harianasional.com-Dhira Narayana selaku Ketua Lingkar Ganja Nusantara (LGN) mengatakan kasus Fidelis Ari Sudarwoto, pria asal Sanggau, Kalimantan Barat, yang menggunakan ekstrak ganja untuk mengobati penyakit, bukan yang pertama terjadi.

"Khasiat ganja sebagai pengobatan penyakit mematikan, sudah kami dokumentasikan sejak 2010," kata Dhira dalam diskusi Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat di kawasan Tebet, Jakarta, Minggu (2/4/2017).

Dalam kasus Fidelis, ganja dipakai untuk meringankan syringomyelia, penyakit yang menyerang tulang belakang. Adapun dalam temuan LGN, ganja sempat dipakai untuk diabetes, hepatitis, stroke, epilepsi, dan sebagainya," ungkapnya.

Menurut Dhira pemakaian ganja dalam medis masih tabu di Indonesia. "LGN berharap pengetahuan khasiat ganja medis menyebar, dan pada akhirnya dapat memberi keteguhan pada pemerintah untuk memulai riset ganja medis pertama di Indonesia."

Selain meminta pemerintah meninjau ulang kebijakan narkotika, LGN meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sanggau menghentikan proses hukum Fidelis. "Atas dasar kemanusiaan. Kita harus perhatikan kepentingan anak Fidelis," tegas Dhira.

Dalam kesempatan yang sama Yohan Misero selaku peneliti narkotika dari LBH Masyarakat, mendorong hal serupa. Mengacu pada Pasal 109 ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), penyidikan bisa dihentikan tergantung pertimbangan penyidik terhadap kasus yang bersangkutan.

Lebih jelas Yohan menambahkan, Aturan pidana terkait dengan narkoba, dibuat untuk menghentikan kekacauan dan akibat negatif ke publik. "Yang dibuat Pak Fidelis ini tak ada kekacauan, dia hanya suami yang berjuang untuk istrinya."

LBH masyarakat pun meminta BNN melirik situasi yang dialami anak Fidelis. "Karena ini soal perlindungan anak juga. Anak Fidelis sekarang sebatang kara karena ayahnya ditahan dan ibunya meninggal akibat tak bisa mengakses obat," terang Yohan.

 

Donasi untuk PALESTINA

 

Kesehatan

Kompetisi Vlog Penderita TBC di Buka Untuk Umum

Kompetisi Vlog Penderita TBC di Buka Untuk Umum

Jakarta.Harianasional.com-Di Indonesia TBC masih menjadi masalah yang belum bisa diatasi. Survey menunjukkan...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

Lenovo Menghubungkan Pelanggan Dengan Perangkat Cerdas Masa Kini

Lenovo Menghubungkan Pelanggan Dengan Perangkat Cerdas Masa Kini

Jakarta.Harianasional.com-Lenovo mengumumkan lima perangkat cerdas yang menampilkan kekuatan serta potensi...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Pemkot Bogor Apresiasi Cerdas Cermat Lintas Komunitas

Pemkot Bogor Apresiasi Cerdas Cermat Lintas Komunitas

Bogor.Harianasional.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengapresiasi Cerdas Cermat Lintas Komunitas yang...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Penawaran Akhir Tahun menjadi Highlight POMA 2017

Penawaran Akhir Tahun menjadi Highlight POMA 2017

Makassar.Harianasional.com-Sebagai salah satu kota yang berkembang pesat di kawasan Indonsia Timur, Makassar...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com