Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
nusantara: IDI Papua Serukan Perlindungan Terhadap Tenaga Medis - Friday, 17 September 2021 09:59
Metro: Rapat Kerja MMTP Biro DKI Jakarta Bersama MMTP Biro Jakarta... - Friday, 17 September 2021 09:56
nusantara: Rayakan Hari Pelanggan, Astra Life Gelar Program Khusus - Friday, 17 September 2021 04:22
nusantara: Tim Pasukan Khusus TNI AL Lakukan Verifikasi Data Hidro Oseanografi... - Friday, 17 September 2021 04:17
Ekobis: Chatime Hadirkan Illumination's Minions di Menu Terbaru Dalgonana - Thursday, 16 September 2021 09:41
nusantara: Serbuan Vaksinasi TNI AL Selama Dua Hari di Pasir Angin... - Thursday, 16 September 2021 09:33
Ekobis: MGID Berintegrasi dengan Oracle Moat Measurement - Thursday, 16 September 2021 09:27
nusantara: 534 Orang Warga Pasir Angin Cileungsi Bogor Terjaring Serbuan Vaksinasi... - Wednesday, 15 September 2021 10:13
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

KSPI::Kenaikan Upah Minimum 30 Persen Sangat Relevan

Jakarta,Harianasional.com-Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta kenaikan upah minimum untuk buruh formal sebesar 30 persen pada 2015 dari upah masing-masing daerah tahun 2014.

Pihaknya menilai ada persoalan yang membuat upah minimum di Indonesia tidak lebih baik dibandingkan upah di negara tetangga, antara lain jumlah komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) beserta mekanisme penetapannya,: kata Said Iqbal saat jumpa wartawan di Jakarta, Jumat (26/9/2014)

Lebih lanjut Iqbal mengungkapkan agar pada tahuin 2015 nanti pemerintah agar dapat menaikkan atau menambah komponen KHL dari 60 item menjadi 84 item dengan merevisi Permenaker 13/2012 tentang Komponen kehidupan hidup layak.

"Jumlah komponen KHL yang disurvei sebagai dasar penetapan upah minimum berjumlah 60 item masih jauh dari kebutuhan riil pekerja lajang, setidaknya masih ada 24 kebutuhan pekerja lajang yang belum masuk," katanya.

Tidak itu saja, untuk mengejar ketertinggalan upah dengan negara lain maka pemerintah harus tidak lagi menetapkan upah minimum di bawah angka KHL ditambah proyeksi ditambah inflasi dan ditambah pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, KSPI juga berharap pemerintah mencabut regulasi kebijakan upah murah, yakni Permenakertrans 7/2013 tentang upah minimum, Inpres 9/2013 tentang kebijakan upah minimum dalam rangka keberlangsungan usaha dan peningkatan kesejahteraan pekerja.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, kata Said, pihaknya yakin Indonesia mampu mengejar ketertinggalan upah dengan negara lain.

"Yang lebih penting, dengan kenaikan upah minimum maka Indonesia akan mampu bersaing pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Kalau upah tidak maka kita akan kesulitan menghadapinya," tegasnya..

Donasi untuk PALESTINA

 

Kesehatan

Keluarga Sangat Berperan dalam Menuntaskan Target Vaksinasi Lansia untuk Mencapai Herd Immunity

Jakarta. Harianasional.com--Sejak awal program vaksinasi COVID-19 dimulai secara nasional, kelompok lanjut...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

Memilih Smartphone 5G Flagship yang Stylish untuk Anak Muda

Memilih Smartphone 5G Flagship yang Stylish untuk Anak Muda

Jakarta. Harianasional.com-realme, sebagai merek Favoritnya Anak Muda Kembali memberikan kesempatan terbaik...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Pushidros TNI AL Tenemukan Bahaya Keselamatan Navigasi dan Pelayaran di Selat Bangka

Pushidros TNI AL Tenemukan Bahaya Keselamatan Navigasi dan Pelayaran di Selat Bangka

Jakarta.Harianasiona.com-Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidros TNI AL) menemukan bahaya...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Astra UD Trucks Memperluas Jaringan Digital dan Non Digital

Astra UD Trucks Memperluas Jaringan Digital dan Non Digital

Jakarta. Harianasional.com-Astra UD Trucks, salah satu distributor truk terbesar di Indonesia kembali...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com