Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
Entertainment: ‘Tarian Lengger Maut’ Resmi Dirilis - Friday, 23 April 2021 15:10
nusantara: Waspadai Turbulensi Politik di Kabinet Jokowi Tahun 2022 - Thursday, 22 April 2021 16:35
Metro: Yuk Nikmati Musik Sambil Ngabuburit di Ancol - Thursday, 22 April 2021 14:44
nusantara: Hanung Harimba : UMKM Go Global Jadi Solusi Pemulihan Ekonomi... - Thursday, 22 April 2021 14:31
nusantara: SiCepat Go Siap Bantu Pelaku UMKM Go Eksport - Thursday, 22 April 2021 14:25
Ekobis: Jelang Festival Harbuknas 2021, Dukungan Pemprov Banten Menguat - Thursday, 22 April 2021 13:57
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

KSPI::Kenaikan Upah Minimum 30 Persen Sangat Relevan

Jakarta,Harianasional.com-Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta kenaikan upah minimum untuk buruh formal sebesar 30 persen pada 2015 dari upah masing-masing daerah tahun 2014.

Pihaknya menilai ada persoalan yang membuat upah minimum di Indonesia tidak lebih baik dibandingkan upah di negara tetangga, antara lain jumlah komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) beserta mekanisme penetapannya,: kata Said Iqbal saat jumpa wartawan di Jakarta, Jumat (26/9/2014)

Lebih lanjut Iqbal mengungkapkan agar pada tahuin 2015 nanti pemerintah agar dapat menaikkan atau menambah komponen KHL dari 60 item menjadi 84 item dengan merevisi Permenaker 13/2012 tentang Komponen kehidupan hidup layak.

"Jumlah komponen KHL yang disurvei sebagai dasar penetapan upah minimum berjumlah 60 item masih jauh dari kebutuhan riil pekerja lajang, setidaknya masih ada 24 kebutuhan pekerja lajang yang belum masuk," katanya.

Tidak itu saja, untuk mengejar ketertinggalan upah dengan negara lain maka pemerintah harus tidak lagi menetapkan upah minimum di bawah angka KHL ditambah proyeksi ditambah inflasi dan ditambah pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, KSPI juga berharap pemerintah mencabut regulasi kebijakan upah murah, yakni Permenakertrans 7/2013 tentang upah minimum, Inpres 9/2013 tentang kebijakan upah minimum dalam rangka keberlangsungan usaha dan peningkatan kesejahteraan pekerja.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, kata Said, pihaknya yakin Indonesia mampu mengejar ketertinggalan upah dengan negara lain.

"Yang lebih penting, dengan kenaikan upah minimum maka Indonesia akan mampu bersaing pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Kalau upah tidak maka kita akan kesulitan menghadapinya," tegasnya..

Donasi untuk PALESTINA

 

 

Kesehatan

Jadilah Pemenang Melawan Pandemi

Jadilah Pemenang Melawan Pandemi

Jakarta. Harianasipnal.com-Tahukah Anda mengapa Liberte, Egalitie, Fraternite menjadi The National Motto...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

Alcatel-Lucent Enterprise Dukung Masa Depan Digital Inklusif di Asia Pasifik Pasca Pandemi

Alcatel-Lucent Enterprise Dukung Masa Depan Digital Inklusif di Asia Pasifik Pasca Pandemi

Jakarta.Harianasional.com-Alcatel-Lucent Enterprise, provider terkemuka untuk komunikasi, jejaring, dan...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Manajemen Waktu Belajar Daring di Masa Pandemi

Manajemen Waktu Belajar Daring di Masa Pandemi

Jakarta.Harianasional.com-Pertengahan Maret 2020, dunia pendidikan mengalami perubahan secara drastis....

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Astra UD Trucks Hadirkan ‘Paket Super’ untuk Pengusaha Truk

Astra UD Trucks Hadirkan ‘Paket Super’ untuk Pengusaha Truk

Jakarta. Harianasional.com-Astra UD Trucks yang tahun ini hadir di Indonesia selama 37 Tahun dengan semangat...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com