Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
nusantara: IDI Papua Serukan Perlindungan Terhadap Tenaga Medis - Friday, 17 September 2021 09:59
Metro: Rapat Kerja MMTP Biro DKI Jakarta Bersama MMTP Biro Jakarta... - Friday, 17 September 2021 09:56
nusantara: Rayakan Hari Pelanggan, Astra Life Gelar Program Khusus - Friday, 17 September 2021 04:22
nusantara: Tim Pasukan Khusus TNI AL Lakukan Verifikasi Data Hidro Oseanografi... - Friday, 17 September 2021 04:17
Ekobis: Chatime Hadirkan Illumination's Minions di Menu Terbaru Dalgonana - Thursday, 16 September 2021 09:41
nusantara: Serbuan Vaksinasi TNI AL Selama Dua Hari di Pasir Angin... - Thursday, 16 September 2021 09:33
Ekobis: MGID Berintegrasi dengan Oracle Moat Measurement - Thursday, 16 September 2021 09:27
nusantara: 534 Orang Warga Pasir Angin Cileungsi Bogor Terjaring Serbuan Vaksinasi... - Wednesday, 15 September 2021 10:13
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

PERADI Akan Lakukan Upaya Hukum Jika DPR Sahkan RUU Advokat

Jakarta,Harianasional.com-Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) mengancam akan melakukan upaya hukum jika DPR RI tetap mengesahkan RUU Advokat.

Otto Hasibuan selaku Ketua Peradi, meminta DPR menunda pengesahaan RUU Advokat. Menurutnya, jika RUU Advokat dipaksakan untuk disahkan menjelang berakhirnya masa jabatan anggota DPR periode 2009-2014 ini, maka nantinya masyarakat pencari keadilan bakal jadi korban.

"Prinsip dasar permintaan penundaan RUU Advokat ini untuk memberikan waktu kepada semua elemen masyarakat khususnya advokat dan anggota DPR untuk membaca RUU tersebut," kata Otto dalam prescon di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Lebih lanjut Otto bahkan mengingatkan bahwa advokat merupakan profesi terhormat dan harus punya standar profesi yang tinggi. "Kalau tidak tinggi, maka preman, makelar kasus bisa jadi advokat. Ini akan berbahaya. Makanya selama ini, Peradi, sangat ketat memberlakukan standar kelulusan seseorang untuk menjadi advokat," tegasnya.

Selain itu, Otto juga mengkritisi RUU Advokat yang memberi peluang bagi advokat untuk membuat organisasi profesi advokat di luar Peradi. "Kalau organisasi profesi advokat lebih dari satu, pasti lemah dan mudah dihancurkan serta diintervensi," ungkap Otto.

Otto menambahkan, UU tentang advokat bukan semata-mata soal Peradi. Sebab, katanya, UU itu dibuat untuk pencari keadilan bagi masyarakat. “Kalau advokatnya bodoh, nakal dan tidak jujur sebagai akibat regulasinya lemah, maka masyarakat yang jadi korban.

Donasi untuk PALESTINA

 

Kesehatan

Keluarga Sangat Berperan dalam Menuntaskan Target Vaksinasi Lansia untuk Mencapai Herd Immunity

Jakarta. Harianasional.com--Sejak awal program vaksinasi COVID-19 dimulai secara nasional, kelompok lanjut...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

Memilih Smartphone 5G Flagship yang Stylish untuk Anak Muda

Memilih Smartphone 5G Flagship yang Stylish untuk Anak Muda

Jakarta. Harianasional.com-realme, sebagai merek Favoritnya Anak Muda Kembali memberikan kesempatan terbaik...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Pushidros TNI AL Tenemukan Bahaya Keselamatan Navigasi dan Pelayaran di Selat Bangka

Pushidros TNI AL Tenemukan Bahaya Keselamatan Navigasi dan Pelayaran di Selat Bangka

Jakarta.Harianasiona.com-Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidros TNI AL) menemukan bahaya...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Astra UD Trucks Memperluas Jaringan Digital dan Non Digital

Astra UD Trucks Memperluas Jaringan Digital dan Non Digital

Jakarta. Harianasional.com-Astra UD Trucks, salah satu distributor truk terbesar di Indonesia kembali...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com