Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
nusantara: Farewell Pass Akhiri Multilateral Naval Exercise ARNEX 2021 - Saturday, 04 December 2021 10:10
Metro: Wakil Walikota dan Ketua PMI Tinjau Donor Darah Sehaty Jakarta... - Saturday, 04 December 2021 04:14
Kesehatan: Sehaty Jakarta Pusat Gandeng Ayam Brand dan Kalbe Bikin Acara... - Saturday, 04 December 2021 04:09
nusantara: TNI AL Dan RUSSIAN NAVY Latihan Bersama Angkatan Laut Negara-Negara... - Saturday, 04 December 2021 02:28
nusantara: Pangkoarmada l Pimpin Upacara Tabur Bunga Peringati Hari Armada di... - Saturday, 04 December 2021 02:03
nusantara: Sambut Hari Armada RI Tahun 2021, Koarmada I Gelar Serbuan... - Friday, 03 December 2021 23:31
Sports: Melangkah Lebih Cepat dan Lebih Jauh Dengan Under Armour Hovr... - Friday, 03 December 2021 03:25
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

PERADI Akan Lakukan Upaya Hukum Jika DPR Sahkan RUU Advokat

Jakarta,Harianasional.com-Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) mengancam akan melakukan upaya hukum jika DPR RI tetap mengesahkan RUU Advokat.

Otto Hasibuan selaku Ketua Peradi, meminta DPR menunda pengesahaan RUU Advokat. Menurutnya, jika RUU Advokat dipaksakan untuk disahkan menjelang berakhirnya masa jabatan anggota DPR periode 2009-2014 ini, maka nantinya masyarakat pencari keadilan bakal jadi korban.

"Prinsip dasar permintaan penundaan RUU Advokat ini untuk memberikan waktu kepada semua elemen masyarakat khususnya advokat dan anggota DPR untuk membaca RUU tersebut," kata Otto dalam prescon di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Lebih lanjut Otto bahkan mengingatkan bahwa advokat merupakan profesi terhormat dan harus punya standar profesi yang tinggi. "Kalau tidak tinggi, maka preman, makelar kasus bisa jadi advokat. Ini akan berbahaya. Makanya selama ini, Peradi, sangat ketat memberlakukan standar kelulusan seseorang untuk menjadi advokat," tegasnya.

Selain itu, Otto juga mengkritisi RUU Advokat yang memberi peluang bagi advokat untuk membuat organisasi profesi advokat di luar Peradi. "Kalau organisasi profesi advokat lebih dari satu, pasti lemah dan mudah dihancurkan serta diintervensi," ungkap Otto.

Otto menambahkan, UU tentang advokat bukan semata-mata soal Peradi. Sebab, katanya, UU itu dibuat untuk pencari keadilan bagi masyarakat. “Kalau advokatnya bodoh, nakal dan tidak jujur sebagai akibat regulasinya lemah, maka masyarakat yang jadi korban.

Donasi untuk PALESTINA

 

Kesehatan

Sehaty Jakarta Pusat Gandeng Ayam Brand dan Kalbe Bikin Acara Papsmear dan Donor Darah

Sehaty Jakarta Pusat Gandeng Ayam Brand dan Kalbe Bikin Acara Papsmear dan Donor Darah

Jakarta, Harianasional.com-Sehaty Jakarta Pusat bekerjsama dengan Yayasan Kanker Indonesia mengandeng...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

Dukung Acara Komunitas, Pinhome Kolaborasi dengan 8 Social Run

Dukung Acara Komunitas, Pinhome Kolaborasi dengan 8 Social Run

Jakarta. Harianasional.com=Dalam rangka mendukung kegiatan komunitas masyarakat di DKI Jakarta, Pinhome...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Astra UD Trucks Memperluas Jaringan Digital dan Non Digital

Astra UD Trucks Memperluas Jaringan Digital dan Non Digital

Jakarta. Harianasional.com-Astra UD Trucks, salah satu distributor truk terbesar di Indonesia kembali...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com