Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Kesehatan

Jadilah Pemenang Melawan Pandemi

Jakarta. Harianasipnal.com-Tahukah Anda mengapa Liberte, Egalitie, Fraternite menjadi The National Motto of France? Motto ini pertama kali muncul ketika Revolusi Perancis terjadi antara tahun 1789 hingga 1799, dan menjadi alasan utama suksesi menuju revolusi, untuk mengakhiri rezim monarki. Motto itu sendiri berarti kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan, dibuat untuk menghormati perbuatan baik untuk mengakhiri tirani.

Pada akhir 1799, Napoleon Bonaparte mengambil alih kekuasaan dan mengakhiri tahun-tahun tirani monarki di Prancis. Motto Prancis sebelumnya yang telah kita bicarakan sebelumnya, lahir setelah bertahan, bertahun-tahun bertahan dan setelah bertahun-tahun, mereka akhirnya menang dan berhasil sampai ke akhir. Kisah tersebut, memiliki kemiripan dengan kondisi kita saat ini, dimana kita saat ini sedang bergelut dengan wabah Covid-19. Pada saat ini, kita perlu terus bergerak dan menemukan cara tidak hanya untuk bertahan hidup tetapi juga menang melawan pandemi.

Kali ini di Buletin ke-4 kami, kami ingin mengajak Anda membenamkan diri ke dalam pemikiran dan cara kami tentang cara bertahan hidup dan memenangkan pandemi. Seperti yang bisa kita lihat dari Revolusi Prancis, kemenangan besar tidak datang dengan mudah. Kami berharap buletin ini menjadi salah satu alat untuk meraih kemenangan itu dan bertahan. Jika Anda memiliki umpan balik atau sesuatu untuk dibagikan, beri tahu kami dengan mengirimkan pesan Anda ke This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it atau melalui DM Instagram kami @kandi_imaji atau Kontak Whatsapp di +62 877-8671-7184. Selamat membaca dan tetap sehat!

 

Masyarakat Diharapkan Lebih Cermat Dalam Isu Nutrisi dan Pangan di Tengah Pandemi

Jakarta.Harianasional.com-Pemerintah berupaya untuk mendukung penyebaran informasi kesehatan yang akuran demi menangkal berita hoaks, dan berharap agar masyarakat juga jeli dan bijak dalam menyermati isu nutrisi di tengah pandemi covid-19.

Permasalahan ini dibahas Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam acara wibinar yang bertema " Isu Butrisi di tengah Pandemi, Cek Fakta di Balik Berita" pada hari Jumat (29/08/20).

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, BPOM, Dra. Reni Indriani, Apt, M.Si mengatakan sejak periode Januari - Juli 2020, merekomendasikan ada sekitar 5.800 produk olahan untuk di takedown

Lebih lanjut, Reni menambahkan, “Rekomendasi takedown diajukan BPOM terhadap sejumlah kategori produk pangan olahan, termasuk produk peningkat stamina tubuh dan produk yang mengklaim anti-Covid-19.

Oleh karena itu, Reni berharap agar masyarakat konsumen juga lebih cerdas dan peduli dalam menangkal berita hoax, dan juga selalu menggunakan program BPOM yang berselogan "Ayo Cek KLIK (Kemasan, Lebel, Izin Edar, dan Kadaluarsa), " ungkap Reni.

Dimana dalam setiap produk yang telah memperoleh izin edar telah dievaluasi dan selalu diawasi BPOM, termasuk aspek keamanan, mutu, serta gizinya seperti air minum dalam kemasan, susu kental manis, dan lain sebagainya sehingga aman dikonsumsi,” Terangnya.

Dalam kesempatan yang sama Dr. RR. Dhian Probhoyekti, SKM, MA., Direktur Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan, menambahkan, “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi kesehatan dan menggunakan sumber-sumber media sosial Kementerian Kesehatan, serta jaringannya.”

Selain itu berita hoax masyarakat juga  supaya rajin mengecek label gizi pada kemasan produk pangan olahan. “Kita harus selalu mengecek informasi nutrisi pada kemasan produk, dan menyesuaikan asupannya menurut kebutuhan masing-masing,” terang Dhian.

Selain itu, menurut Dhian, pemerintah, industri, dan lembaga ilmiah harus berupaya untuk menghadirkan wacana publik yang lebih sehat seputar nutrisi, terutama di era pandemi,” jelasnya.

“Terkait penyampaian informasi yang akurat, BPOM selalu menganjurkan masyarakat agar ‘Saring sebelum sharing’. Dengan demikian, masyarakat lebih waspada dan tidak terjebak menjadi penyebar hoak," tutup Reni.

 
 

Ikatan Dokter Indonesia di Acara BaBe 1 on 1: #PahlawanBagiKita Adalah Masyarakat Indonesia

Jakarta. Harianasional.com-BaBe, aplikasi untuk berbagi ragam jenis konten dan berita, meluncurkan program #PahlawanBagiKita yang mengajak para penggunanya untuk memperingati ulang tahun ke-75 Republik Indonesia dengan memberikan apresiasi kepada pahlawan versi mereka sendiri yang khususnya telah berjasa di masa pandemi ini. Program #PahlawanBagiKita ini terdiri dari berbagai kegiatan, termasuk sesi bincang BaBe 1 on 1 bersama Dr Halik Malik, Humas, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat.

Perayaan ulang tahun ke-75 Republik Indonesia terasa berbeda di tengah pandemi COVID-19 dengan ditiadakannya berbagai lomba dan upacara secara langsung. Tema Indonesia Maju pun dipilih untuk menggambarkan semangat bangkit menjadi Indonesia yang sehat. Tenaga kesehatan digaungkan sebagai pahlawan garda terdepan dalam memerangi pandemi ini. Berdasarkan data dari IDI, terdapat sekitar 60 dokter yang telah gugur dalam perjuangan mereka melawan COVID-19. Bersama dengan tenaga kesehatan lainnya dan juga pemerintah, IDI berjuang mengatur strategi untuk dapat terus menangani pasien dengan baik.

“Tenaga kesehatan, termasuk dokter, memiliki peran yang strategis dan tidak tergantikan untuk bisa mendeteksi kasus, menangani kasus, dan memberikan perawatan serta pemulihan kepada pasien COVID-19,” kata Dr Halik Malik. “Banyak yang bilang bahwa kami adalah garda terdepan. Namun sebenarnya masyarakatlah yang ada di garda terdepan dan berperan paling besar untuk menjadi pahlawan dalam menekan laju penularan serta penyebaran virus.”

Dalam proses pencegahan penyebaran ini, diperlukan juga andil semua pihak untuk membagikan dan menyaring informasi yang kredibel. “Sebaiknya informasi disampaikan oleh pihak yang memiliki otoritas atau kredibilitas untuk menyampaikannya, bisa jadi otoritas kesehatan ataupun pemerintah yang memiliki kompetensi untuk memberikan penjelasan,” lanjut Dr Halik Malik. “Masyarakat pun perlu tetap kritis dalam mencerna informasi di sekitar mereka. Ada banyak informasi yang berkembang dan perlu ditelaah kebenarannya kepada sumber terpercaya.”

BaBe sebagai platform untuk membagikan beragam konten dan berita turut melihat pentingnya membagikan informasi yang akurat kepada para penggunanya, termasuk mengenai COVID-19 dan kondisi pandemi. “Menjelang perayaan hari ulang tahun BaBe, kami terus memperkuat komitmen untuk memberikan informasi dan menghibur pengguna di Indonesia. Jutaan orang di Indonesia menggunakan BaBe untuk mendapatkan konten dan berita yang informatif serta menghibur, dan kami memiliki prioritas untuk melindungi keamanan serta integritas komunitas kami dan juga platform kami,” kata Shelly Tantri, Senior Business Development Manager, BaBe.

Selain acara bincang BaBe 1 on 1 bersama IDI, BaBe juga mengundang beberapa narasumber lainnya untuk memberikan perspektif beragam mengenai #PahlawanBagiKita, termasuk atlet tinju yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, Chris John; kreator konten Pandji Pragiwaksono; serta pakar UMKM dan pengusaha, Sandiaga Uno. Pengguna juga diajak untuk menceritakan pahlawan versi mereka sendiri dengan menggunakan tagar #PahlawanBagiKita, dan juga mengunggah foto cara mereka merayakan hari kemerdekaan dari rumah dengan mencantumkan tagar #IndonesiaMaju dan  #IniMerahPutihku.

 
 

Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis di Eka Hospital Bekasi

Bekasi.Harianasional.com-Melakukan banyak aktivitas di rumah menjadi suatu kebiasaan baru yang wajar dilakukan saat ini. Bekerja, menempuh pendidikan, dan mendapatkan hiburan harus dilakukan di dalam rumah karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah diterapkan oleh pemerintah.

Peralatan digital pun menjadi primadona, mulai dari handphone, tablet, laptop, televisi atau perangkat canggih lainnya dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti meeting, mengakses pekerjaan, melakukan ujian sekolah, bertatap muka dengan kerabat bahkan membunuh kebosanan.

Namun, tanpa kita sadari salah satu organ tubuh yang bekerja sangat keras adalah mata. Penggunaan mata yang terlalu lama untuk menatap layar gadget dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan mata. Tak jarang keluhan ditemui dari pasien Eka Hospital seperti, mata terasa berpasir, pandangan buram, mata berair, pedih pada mata, sakit kepala, pegal di daerah tengkuk dan leher hingga perut terasa mual menjadi salah satu akibat dari kelelahan mata.

Menyadari hal tersebut, Eka Hospital Bekasi mengajak masyarakat untuk memeriksakan kesehatan mata. Seperti yang disampaikan oleh Head Marketing and Communication Eka Hospital Bekasi, drg Yurina. “Mata merupakan organ kecil yang sering dilupakan banyak orang, namun menjadi salah satu organ yang sangat berarti untuk melihat masa depan. Banyak orang yang sepele dengan kesehatan mata mereka, maka dari itu, saya bersama tim Eka Hospital Bekasi mengajak siapa saja baik pasien atau masyarakat umum untuk melakukan pemeriksaan mata, dan ini tidak dipungut biaya sedikitpun.”

Pemeriksaan kesehatan mata dapat dilakukan di Eka Hospital Bekasi hingga 31 Juli 2020 dengan menunjukkan ID card karyawan/NPWP/ Kartu Pelajar. Yurina berharap hal ini dapat menjadi pengingat masyarakat bahwa penyakit yang menyerang tak hanya corona virus, sehingga kita harus menjaga seluruh anggota tubuh.

Yurina juga menambahkan bahwa Eka Hospital sangat aman dan nyaman untuk dikunjungi di masa pandemic seperti saat ini, “Kami sangat menjaga keamanan dan kenyamanan pasien, social distancing, dan screening ketat bisa Anda rasakan begitu Anda sampai di lobi kami.”

Dengan ini diharapkan para pasien tidak lagi khawatir mengunjungi Eka Hospital di era normal baru, karena dengan menjaga keamanan dan kenyamanan pasien merupakan bukti bahwa Eka Hospital peduli akan kesehatan.

 
 

Memberikan ASI Kepada Buah Hati Dapat Mencegah Pendarahan

Jakarta.Harianasional.com-Air Susu IBU (ASI) sangat banyak manfaatnya baik sang ibu maupun sibuah hati diantara manfaatnya seperti beberapa hal, ada berbagi macam anti body yang akan membuat sang buat hati anti alergi dan juga akan mencegah pendarahan bagi sang ibu.

Asi seorang ibu akan berubah rubah sesuai kebutuhan dari sang buah, seprti saat sang buah hati lagi kurang bagus maka asi akan berubahsesuai sang buah hati selain itu juga  anti body bagi sang buah hati dan untuk susu formula kandungannya hanya seperti itu-itu aja yang didapat sesuai formula yang ada didalam kaleng.

dr Annisa Satriana Konselor Laktasi  RS Eka Hospita BSD mengatakan pemberian ASI itu diharapkan selama dua tahun dan jangan ditambah hal-hal lain seperti air putih kerena banyak ibu yang merasakan sang buah hati tidak merasa cukup dengan Asi dan hal ini diharapkan pada semester pertama itu eksklusif tidak ada tambahan lain seperti air putih.

Lebih lanjut Annisa menambahkan jika pada semester pertama ini berhasil maka adakan makanan tambahan tapi jangan lebih banyak makanannya tetapi tetap lebih banyak Asi dan ketika usia satu tahun hal ini terbalik yakni lebih banyak makan dari pada Asinya, namun da orang tua mengatakan anaknya ketika usia setahun susah makan tapi begitu ditanyakan untuk asinya bagaimana dan ternyata lebih banyak Asinya makannya makannya akan berkurang.

Ketika memasuki usia dua tahun maka diharapkan sang ibu mulai melakukan penyepihan agar sang buat hati pada usia dua tahun sudah tidak lagi menyusu, dan kalau bisa dilakukan hal-hal pemberitahuan atau penyampain yang baik agar sang buah hati ketika tidak menyusu tidak ada rasa trauma, dikarenakan banyak sang ibu yang melakukan penyepihan dengan hal-hal yang kadang kurang baik seperti pentil susu dikasi merah merah, dikasi pahit-pahit dan lai-lainnya," ungkap dr Annisa.

 

 
 

Page 1 of 9

Donasi untuk PALESTINA

 

 

K2 Login

K2 Users

Kesehatan

Jadilah Pemenang Melawan Pandemi

Jadilah Pemenang Melawan Pandemi

Jakarta. Harianasipnal.com-Tahukah Anda mengapa Liberte, Egalitie, Fraternite menjadi The National Motto...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

vivo X50 dengan Extreme Night Vision Mendukung Eksplorasi Low Light Smartphone Photography

Jakarta. Harianasional.com-Diperkenalkan sebagai Professional Photography Flagship Smartphone, vivo X50...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN Umumkan Hasil Riset Sei-Katsu-Sha

Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN Umumkan Hasil Riset Sei-Katsu-Sha

Jakarta. Harianasional.com-Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN (HILL ASEAN), institusi di bawah...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

IIMS Motobike Show 2020: Pionir Kompetisi Motor Listrik & Tawarkan Berbagai Program Inovatif

IIMS Motobike Show 2020: Pionir Kompetisi Motor Listrik & Tawarkan Berbagai Program Inovatif

Jakarta. Harianasioanl.com-PT Dyandra Promosindo (Dyandra) akan kembali menyelenggarakan pameran otomotif...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com