Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Entertainment

Film Story Of Kale : When Someone’s In Love Menembus Lebih dari 100.000 Penonton.

Jakarta.Harianasional.com-Setelah tiga hari penayangan di Bioskop Online, jumlah penonton yang menyaksikan film Story of Kale: When Someone’s in Love menembus angka lebih dari 100.000 penonton.

Pencapaian ini merupakan langkah awal yang baik untuk konten orisinal pertama yang dihadirkan Bioskop Online. Jumlah penonton dipastikan terus bertambah dan pembelian tiketnya masih bisa dibeli melalui www.bioskoponline.com.

"Senang sekali bisa dapet apresiasi seperti ini, mengingat model pay per view di Indonesia belum punya preseden yang kuat. Kisah Story of Kale: When Someone’s In Love bukan cuma filmnya, tapi cara distribusinya semoga akan mengubah permainan dalam industri film dan relasi film dengan penontonnya. Penonton bisa mendapatkan konten premium dan eksklusif dengan harga terjangkau serta akses yang mudah," ungkap sutradara Angga Sasongko dalam rilisnya yang diterima redaksi.Selas (27/10/20)

President Digital Business Visinema Group Ajeng Parameswari mengungkapkan rasa gembira karena film yang diproduksi di tengah pandemi dengan segala keterbatasan, bisa diterima baik para penonton film Indonesia.

“Kami merasa bersyukur karya kami diapresiasi para penonton. Di tengah isu pembajakan yang marak, masyarakat masih memilih menonton filmnya secara legal di Bioskop Online," kata Ajeng.

Apresiasi ini menjadi hadiah bagi tim produksi yang sudah mengerahkan segala upaya untuk bisa melakukan produksi. Di tengah syuting, mereka tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tim produksi berharap film ini bisa memberikan alternatif tontonan yang menghibur.

Film Story of Kale: When Someone’s in Love merupakan karya yang spesial. Selain melakukan syuting di tengah pandemi, seluruh pemain dan kru juga harus melakukan banyak penyesuaian. Hal ini dimulai dari pengembangan cerita, penulisan skenario, hingga proses produksi, dan promosi filmnya.

 

Petra Sihombing Luncurkan Album "Semenjak Internet" di Saat Pandemi

Jakarta.Harianasional.com-Petra Sihombing seorang musisi sekaligus produser musik, Jumat (23/10/20) merilis sebuah album baru bertajuk Semenjak Internet. Album ini terinspirasi dari fenomena kemunculan internet yang mengubah kehidupan manusia di seluruh dunia.

Album Semenjak Internet ini bermula dari pertengahan tahun lalu, dimana saat itu saya lagi menulis lagu "Cerita Milik Kita Semua," kata Petra Sihombing dalam acara zoom meting Jumat (23/10/20).

Lebih lanjut Petra menambahkan, "Setelah menulis lagu itu gue merasa kayaknya ini bisa jadi sesuatu yang bisa gue bahas panjang,maka dari sinilah saya putuskan untuk membuat album Semenjak Internet," ungkap Petra.

Dalam penggarapan album ini saya juga mengajak kolaborator dari mulai Sal Priadi, Sheryl Sheinafia, Randy Pandugo, hingga Teddy Adhitya," terang Petra.

Dengan meluncurnya album ini saya merasa sangat lega dan sangat lega dimana akhirnya album ini terealisasi sesuai dengan rencana," jelasnya.

Ini mungkin project terbesar seumur hidup saya dan saya juga sangat beruntung ada orang-orang yang mendukung di sebelah saya. Kalau tidak ada mereka mungkin tidak bakal ada album ini," tutupnya.

 

 
 

Film Story of Kale: When Someone’s in Love Tayang 23 Oktober 2020 di Bioskop Online

Jakarta. Harianasional.com-Film Story of Kale: When Someone’s in Love akan tayang 23 Oktober 2020 di Bioskop Online. Film yang diangkat dari universe Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini karya Marchella FP ini, mengangkat karakter Kale yang diperankan oleh Ardhito Pramono sebagai tokoh utama dalam filmnya. Film hasil kolaborasi Bioskop Online dan Visinema Content ini, bisa diakses melalui www.bioskoponline.com, dengan harga tiket hanya Rp10.000,-

Ajeng Prameswari selaku President Digital Business Visinema Group mengungkapkan alasannya memilih Story of Kale: When Someone’s in Love menjadi konten orisinil pertama dari Bioskop Online. “Visinema berkomitmen untuk terus berkarya dan menghasilkan banyak film yang berkualitas. Kami kemudian mengevaluasi beberapa IP yang dikembangkan oleh Visinema yang memungkinkan untuk diproduksi dalam masa pandemi dengan aman. Setelah melakukan riset, kami melihat potensi berbagai karakter di film NKCTHI untuk dikembangkan. Setelah berdiskusi kami memilih karakter Kale, yang banyak mendapat sambutan baik dengan harapan bisa memberikan jawaban atas begitu banyak pertanyaan dari penonton NKCTHI.”, jelas Ajeng.

Angga Dwimas Sasongko yang didapuk menjadi sutradara, kembali berkolaborasi dengan Irfan Ramli dalam penulisan skenarionya. Angga mengatakan film terbarunya ini adalah film yang spesial dalam upayanya untuk tidak mau kalah dengan kondisi pandemi saat ini.

“Story of Kale ditulis dan dibuat saat pandemi Covid-19. Kami memproduksinya dengan protokol kesehatan dan mempertimbangkan keterbatasannya. Jadi ini adalah film yang spesial. Film yang menandakan usaha kami bersama untuk tetap kreatif dan produktif dalam situasi sesulit apapun”, ujar Angga.

Ardhito beradu akting dengan Aurelie Moeremans yang dipilih ntuk memerankan karakter Dinda, kekasih dari Kale. Story of Kale: When Someone’s in Love mengangkat isu toxic relationship yang kerap terjadi di sekitar kita. Bercerita tentang Kale dan Dinda, pasangan yang berusaha memberi yang terbaik untuk kekasihnya, berupaya untuk membahagiakan, menyembuhkan luka dan berdamai dengan trauma. Cinta yang terlalu besar pada akhirnya membuat seseorang terpaksa kehilangan dirinya sendiri. Namun kemudian mereka jadi dua orang asing yang menempuh jalan berbeda karena tidak bertemunya ekspektasi.

“Senang banget dipercaya untuk bisa berkarya lagi dengan Mas Angga. Berperan sebagai Kale di film punya rasa tanggung jawab yang lebih besar, selain diberikan porsi yang lebih banyak untuk berakting, saya juga menyumbang beberapa lagu untuk filmnya”, tutur Ardhito yang mengungkapkan keterlibatannya dalam proyek film ini.

Selain tiga lagu yang diciptakan oleh Ardhito ‘Sudah’, ‘I Just Couldn't Save You Tonight’ dan ‘I Can’t Stop Loving You’, masih ada 2 lagu dari Band Arah yang mengisi soundtrack dari filmnya ‘Awal dan Akhir’ serta ‘Tomorrow You’ll be Gone’.

Para personil Band Arah yaitu Roy Sungkono, Tanta Ginting, Gilbert Pohan, dan Hanum Aziza, tidak hanya terlibat untuk mengisi soundtrack tapi mereka juga ikut bermain di filmnya. Kali ini Bioskop Online dan Visinema Content juga menggandeng pemain pendatang baru Arya Saloka yang berperan sebagai Argo.

 
 

Official Trailer dan Poster Film “Story of Kale: When Someone’s in Love” Resmi Dirilis

Jakarta.Harianasional.com-Bioskop Online resmi merilis official poster dan trailer dari konten orisinil pertama film "Story of Kale:When Someone’s in Love".Film

yang mengangkat kisah masa lalu dari karakter Kale (Ardhito Pramono), tokoh yang diambil dari film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, dijadwalkan akan

mulai tayang di Bioskop Online tanggal 23 Oktober 2020. Pembelian tiket pre-order sudah dapat diakses melalui www.bioskoponline.com dengan hanya

Rp10.000,-.

"Story of Kale : When Someone’s in Love" diproduseri oleh Sonny Laksamana dan disutradarai Angga Dwimas Sasongko. Film ini merupakan

pengembangan cerita dari universe Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini karya Marchella FP dengan skenario yang ditulis oleh Irfan Ramli.

“Sebetulnya ide awal dari Story of Kale ini karena kita meihat karakter Kale ini sangat menarik. Dan setelah diulik cerita masa lalunya seorang Kale relevan dan relate

ke banyak orang ”, ungkap Sonny selaku produser filmnya.

Film ini bercerita tentang dua karakter yang berusaha memberi yang terbaik untuk kekasihnya, berupaya untuk membahagiakan, menyembuhkan luka dan berdamai dengan

trauma. Namun kemudian mereka jadi dua orang asing yang menempuh jalan berbeda karena ekspektasi yang berbeda.

Ardhito Pramono akan beradu akting dengan Aurelie Moeremans (Dinda), yang berperan sebagai kekasih dari Kale. Selain itu pemain yang akan hadir yaitu para personil

dari band Arah, diantaranya Arya Saloka, Roy Sungkono, Tanta Ginting, Gilbert Pohan, dan Hanum Azizah.

 
 

Konser Generasi 90-an Melankolia Bikin Nostalgia

Jakarta. Harianasional.com-Konser Generasi 90-an Melankolia, rangkaian ketiga dari Konser Wave of Cinema kolaborasi Bioskop Online dan Visinema Music, berhasil membawa kembali penonton bernostalgia ke era 90-an. Konser online bercerita yang berlangsung pada Hari Jumat (2/10) tepat pukul tujuh malam itu disaksikan secara virtual melalui platform www.bioskoponline.com dengan dipandu oleh Sarah Sechan (Sarseh).

Ada yang berbeda pada konser ketiga Wave of Cinema dari konser lainnya. Konser kali ini tak hanya lagu-lagu 90-an yang dilantunkan para musisinya, konser kali ini juga turut menayangkan cuplikan video clip lagu 90-an dan tambahan lirik ala 90-an. Sarseh yang menjadi ikon di tahun 90-an dan sukses menjadi VJ MTV, mengungkapkan perasaannya ketika menjadi Host.

"Terlalu menyenangkan! Pemilihan musik, musisi, alurnya, semua menghibur! Packaging berkelas!", ujarnya.

Konser dibuka dengan penampilan PADI yang membawakan lagu ‘Sobat’, dilanjutkan oleh Dul Jaelani yang melantunkan lagu ‘Cintakan Membawamu Kembali’ dan ‘Separuh Nafas’. ARAH kembali tampil di konser kali ini dengan membawakan lagu milik PADI ‘Begitu Indah’.

Konser kali ini pun menghadirkan kolaborasi Gamaliel ft. Jevin Julian yang membawakan ‘Sephia’ dari Sheilaon7, serta Efek Rumah Kaca ft. Sitha Marino yang membawakan lagu ‘Melankolia’. Keduanya merupakan soundtrack dari Generasi 90an Melankolia. Efek Rumah Kaca juga turut melantunkan lagu ‘Desember’ dengan syahdu dan ‘Cinta Melulu’ yang menjadi penutup konsernya.

“Wave of Cinema, alternative tontonan yang apik banget. Pakai hati nih ngerjainnya. Dieksekusi dengan serius, rapid an penampilannya juga variative. Semoga terbayar lunas rasa kangen nonton gigs, ungkap Cholil tentang konsernya.

Konser musik virtual Wave of Cinema menyajikan pengalaman berbeda dan #TerasaDekat untuk penontonnya dengan multiple angle camera dan interactive live chat, yang membuat penonton bisa memberikan komentar secara langsung dan terasa lebih dekat. Banyak komentar yang masuk selama konser berlangsung. Beberapa penonton umum ikut menyaksikan konser dan memberikan pendapatnya.

“Waww, kali ini berasa karaokean, ada liriknya. #visinemasungguhpengertian”, ungkap nenggsyifa. “The Best 90s cover, Goks!” ujar Agatha.

“Ini bagus banget ditampilin video clip lamanya dong, visinema keren abis! Gua gak nyangka Pecah keren visinema juara!!”, ungkap Selvi.

“Gila, kenangan – kenangan ini sungguh love, Hidup 90an!”, tulis Hanum dalam kolom komentar.

Rekan – rekan media yang turut menyaksikan konser ini pun, memberikan respon yang sangat positif.

“Kalau menurut saya nostalgia dari Wave of Cinema itu dapet banget, nostalgianya dapet. Pengisi acara juga terobosan baru, kayak Dul Jaelani nyanyiin lagu Dewa, ada duet Sitha Marino sama ERK. Keren pokoknya. Lanjutkan!”, ujar Revi dari Kompas.com

Wave of Cinema menghadirkan 30 musisi dengan konsep acara semi live yang menarik benang merah dari film – film produksi Visinema Pictures. Masih ada penampilan dari Andien, Gamaliel, Cantika Abigail hingga Maliq & D’Essentials yang akan menutup rangkaian konser Wave of Cinema di Konser Surat Dari Timur. Konser terkahir ini merupakan konser gabungan dari 2 film produksi Visinema

 
 

Page 1 of 24

Donasi untuk PALESTINA

 

 

Kesehatan

Jadilah Pemenang Melawan Pandemi

Jadilah Pemenang Melawan Pandemi

Jakarta. Harianasipnal.com-Tahukah Anda mengapa Liberte, Egalitie, Fraternite menjadi The National Motto...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

vivo X50 dengan Extreme Night Vision Mendukung Eksplorasi Low Light Smartphone Photography

Jakarta. Harianasional.com-Diperkenalkan sebagai Professional Photography Flagship Smartphone, vivo X50...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN Umumkan Hasil Riset Sei-Katsu-Sha

Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN Umumkan Hasil Riset Sei-Katsu-Sha

Jakarta. Harianasional.com-Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN (HILL ASEAN), institusi di bawah...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

IIMS Motobike Show 2020: Pionir Kompetisi Motor Listrik & Tawarkan Berbagai Program Inovatif

IIMS Motobike Show 2020: Pionir Kompetisi Motor Listrik & Tawarkan Berbagai Program Inovatif

Jakarta. Harianasioanl.com-PT Dyandra Promosindo (Dyandra) akan kembali menyelenggarakan pameran otomotif...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com